Sinopsis Novel Sang Pemimpi Beserta Unsur Intrinsik dan Ekstrinsiknya

Sinopsis Novel sang pemimpi- merupakan novel kedua dari tetralogi novel laskar pelangi karya Andrea Hirata. Novel ini adalah salah satu dari novel-novel terpopuler lainnya. Sang pemimpi merupakan novel yang genrenya identik dengan pendidikan.

dengan memahami isi dari sebuah novel sang pemimpi

From: uglydogbooks.com

Semangat juang dan kepatriotisan dalam sebuah keluarga yang sederhana dan tinggal di kepulauan terpencil di indonesia. Novel ini dapat menjadi figure yang baik bagi kita. Namun kita perlu memahami maksud dari isi yang disampaikan dalam novel tersebut.

Kita juga dapat mengetahui apakah novel ini mempunyai manfaat yang baik terhadap diri kita maupun orang lain dan kelayakannya patut untuk dibaca atau tidak. Pengertian tentang sinopsis novel bisa dilihat di (wikipedia).

Pratinjau

Setelah membaca buku laskar pelangi ungkapan yang dapat saya utarakan adalah “wooww". Alur cerita dan gaya bahasa yang dipaparkan dikemas dengan begitu bagus dari awal hingga akhir cerita dan dapat membawa pembaca dalam rasa kagum yang dapat membuat merinding saat membaca kisah yang tertuang dalam novel ini.

Novel sang pemimpi adalah sebuah lanturan lukisan kisah hidup yang mempesona dan akan membuat anda percaya pada kekuatan mimpi, kekuatan cinta dan kekuatan pengorbanan. Selain itu, membaca novel sang pemimpi ini akan membuat anda percaya pada tuhan SWT.

Sipengarang akan membawa anda berpetualang menerobos sudut-sudut pemikiran dimana anda akan menemukan pandangan yang berbeda tentang nasib. Tantangan intelektualitas, dan kegembiraan yang meluap-luap serta kesedihan yang mengharu.

Tampak sekilas pada awalnya seperti kenakalan remaja, tapi kemudian tanpa anda sadari, kisah dan karakter-karakter dalam buku ini kelamaan akan menguasai anda, potret-potret kecil yang menggemaskan akan menghantarkan anda pada rasa humor yang halus namun memiliki efek pilosofis yang meresonansi.

Arti perjuangan hidup dalam kekurangan yang membelit dan cita-cita yang tangguh berani dalam dalam kisah dua tokoh ini. Ikan dan Arai, akan membawa anda dengan semacam keanggunan daya tarik. Dengan begitu, anda dapat menyelam lebih dalam, ke dalam diri sendiri dengan penuh harapan, juga menolak segala keputus asaan dan ketidakberdayaan.

Selain itu, dalam novel sang pemimpi karya Andrea ini juga menceritakan peran seorang ayah yang begitu patriotis dalam pengorbanan dan ketulusan seorang ayah dalam mendukung mimpi anak-anaknya dalam keterbatasan hidup menjadi semangat tak terbeli bagi Ikal dan Arai dalam mewujudkan cita-citanya.

Dari sinilah cerita mulai tumbuh menjadi balada begitu mengharukan. Kesabaran seorang ayah dan rasa sayang seorang anak pada ayahnya menyempurnakan novel sang pemimpi ini menjadi bacaan yang bermanfaat.

Sinopsis Novel Sang Pemimpi

membaca sinospsis novel sang pemimpi

From: Simpel Aja Hidup Itu.com

Identitas buku

Judul novel : Sang Pemimpi

Pengarang : Andrea Hirata

Penerbit : Bentang (PT Bentang Pustaka)

Tempat terbit : Jln. Pandega Padma 19, Yogyakarta 55284

Tahun terbit : Cetakan Pertama, Juli 2006

Cetakan kedua belas, November 2007

Cetakan keempat belas, Januari 2008

Cetakan kelima belas, Februari 2008

Cetakan keenam belas, Februari 2008

Cetakan ketujuh belas, Maret 2008

Cetakan kedelapan belas, Maret 2008

Cetakan kesembilan belas, Mei 2008

Penyunting : Imam Risdianto

Ilustrasi gambar : Andreas kusumahadi

Pemeriksa aksara : Yayan R.H

Penata Aksara : Iyan Wb

Distributor : Mizan Media Utama, Bandung 40294

Jumlah Halaman : x + 292 halaman ; 20,5 cm

ISBN : 979-3062-92-4

Harga : Rp.98.000,00

Novel ini menceritakan tentang perjuangan tiga orang laki-laki yang telah lulus SMP, melanjutkan belajar ke SMA yang bukan main. Disinilah perjuangan dan cita-cita ketiga laki-laki ini di mulai yakni Ikal, Arai dan Jimron.

Ikal adalah salah satu anggota laskar pelangi dan Arai merupakan saudara sepupu ikal , yang telah menjadi seorang anak yatim piatu sejak kelas 3 SD dan tinggal di rumah Ikal, ia sudah dianggap seperti anak sendiri oleh ayah dan ibu ikal, serta jimron adalah anak angkat seorang pendeta karena sejak kecil yatim piatu juga. Namun pendeta yang baik hati dan tidak memaksakan keyakinan jimron, malah mengantar jimron menjadi muslim yang bertakwa.

Ikal dan Arai adalah murid yang pintar di sekolahnya sedangkan jimron, adalah murid yang gemar terhadap kuda ini memiliki kepandaian yang biasa-biasa saja malah menduduki ranking 78 dari 160 siswa sedangkan ikal dan Arai selalu menduduki peringkat 5 dan 3 besar. Lebihnya lagi mimpi mereka semua sangatlah tangguh.

Mereka berdua mempunyai mimpi yang tinggi yaitu melanjutkan belajar ke sorbonne, Prancis. Mereka kagum akan cerita pak Balia kepala sekolahnya yang selalu menyebut-nyebut bagusnya kota itu.

Kerja keras menjadi kuli ngambat mulai dari pukul 02.00 pagi sampai jam 07.00 pagi dan dilanjutkan dengan sekolah, itulah perjuangan kedua laki-laki itu. Mati-matian menabung demi mewujudkan mimpinya. Meski kalau dilogika tabungan mereka tidak akan cukup untuk bisa kesana. Namun, jiwa optimismenya (Arai) yang takpernah terbantahkan.

Setelah lulus SMA, Arai dan Ikal merantau ke Jawa, lebih tepatnya ke Bogor. Sedangkan Jimbron lebih memilih untuk bekerja menjadi ternak kuda di Belitong. Ia adalah orang yang baik hati, ia mnghadiahkan kedua celengan kuda miliknya yang berisi tabungannya selama ini kepada Arai dan Ikal.

Ia yakin kalau Arai dan Ikal akan sampai perancis, maka jiwa jimbron pun akan selalu bersama mereka. Berbulan-bulan menganggur di Bogor, mencari pekerjaan untuk sekedar bertahan hidup susahnya minta ampun. Akhirnya setelah banyak pekerjaan 3 bersahabat ditempuh, Ikal mendapat pekerjaan sebagai tukang pos dan Arai memutuskan untuk merantau ke Kalimantan.

Tahun selanjutnya, Ikal memutuskan untuk kuliah di salah satu kampus Ekonomi Ui. Setalah lulus dan bergelar S1, ada lowongan untuk mendapat beasiswa S2 ke Eropa. Dari sekian ribu pesaing dapat ia singkirkan dan akhirnya sampailah ia dalam pertandingan untuk merebutkan 15 besar.

Pada saat wawancara datang, tak disangka, professor pengujinya begitu terpukau dengan proposal riset yang diajukan oleh Ikal, Walau hanya berlatar belakang sarjana ekonomi yang hanya bekerja sebagai tukang pos, hasil tulisan nya begitu luar biasa.

Araipun ikut serta dalam acara tersebut. Bertahun-tahun tanpa kabar berita akhirnya mereka berdua dipertemukan dalam suatu forum yang terhormat dan indah. Begitulah Arai, selalu penuh kejutan. Memang selama ini telah direncanakannya bertahun-tahun.

Ternyata Arai kuliah di Universitas Mulawarman dan mengambil jurusan Biologi. Tidak kalah bagus nya dengan Ikal, proposal risetnya juga begitu luar biasa dan berbakat dalam menghasilkan teori baru.

Akhirnya sampai juga pada momen mereka pulang kampung ke Belitong, ketika ada surat datang. Jantung mereka berdebar-debar saat membuka isinya. Pengumuman penerimaan beasiswa ke Eropa. Arai sangat sedih karena merindukan kedua orangtuanya. Arai sangat ingin membuka kabar itu bersama orang yang di rindukannya.

Kegelisahan dimulai. Baik Ikal maupun Arai, keduanya tidak kuasa saat mengetahui isi dari surat tersebut. Setelah dibuka, hasilnya adalah Ikal diterima di perguruan yang diimpikan nya yaitu perguruan tinggi Sorbanne, Perancis. Setelah perlahan mencocokkan dengan surat yang diterima oleh Arai, Ternyata inilah jawaban dari mimpi-mimpi mereka. Mereka diterima di Universiitas yang sama. Namun hal ini bukan akhir dari perjuangannya. Tapi disinilah perjuangan yang lebih keras dari mimpi itu dimulai dan siap melahirkan anak-anak pemimpi selanjutnya.

Kepengarangan

Nama lengkap : Andrea Hirata Seman Said Harun

Jenis Kelamin : :laki-laki

Agama : Islam

TTL : Belitong, 24 Oktober

Nama Andrea Hirata Seman Said Harun menjulang siring kesuksesan noel pertama nya yaitu Novel Laskar Pelangi. Andrea Hirata ini semakin terkenal kala novel pertamanya yang jadi best seller diangkat ke layar lebar oleh duo sineas Mira Lesmana dan Riri Rizza.

Selain pengarang Novel Laskar Pelangi, lulusan S1 Ekonomi Universitas indonesia ini juga pengarang Novel Sang Pemimpi dan Endesor, serta Maryamah Karpov. Keempat Novel itu tergabung dalam tetralogi.

Setelah ian menamatkan S1 di UI, laki-laki yang kini masih bekerja di kantor pusat PT Telkom ini mendapat beasiswa Uni Eropa untuk studi Master Of Science di Universite, Paris, Sorbonne Prancis, dan Sheffield Hallam University, United Kingdom.

Teasis Andrea dalam bidang Ekonomi telekomunikasi menghantarkan dia pada penghargaan dari kedua universitas tersebut dan ia lulus cum laude. Tesis tersebutlah diadaptasi dalam bahasa indonesia dan merupakan buku teori ekonomi telekomunikasi pertama yang ditulis oleh orang indonesia. Buku itu telah beredar luas sebagai referensi ilmiah.

Penulis Indonesia yang berasal dari Belitong, provinsi Bangka belitung ini masih hidup lajang hingga sekarang. Statusnya yang disandang oleh Andrea sempat memicu kabar kurang sedap. Karena pada bulan November 2008, Muncul pengakuan dari seorang perempuan, Roxana yang mengaku sebagai mantan istrinya.

Setelah diselidiki ternyata terungkap bahwa Andrea memang pernah menikah dengan Roxana pada tanggal 5 Juli 1998, tapi telah dibatalkan pada tahun 2000. Dengan alasan Andrea melakukannya adalah karena Roxana menikah saat dirinya masih berstatus sebagai istri dari orang lain.

Setelah sukses denga novel tetraloginya, Andrea menambah dalam dunia film. Novelnya yang pertama, telah di angkat ke layar lebar dengan judul sama yaitu Laskar Pelangi pada tahun 2008. Dengan menggandeng Riri Riza sebagai sutradara dan Mira Lesmani sebagai produser.

Film ini menjadi salah satu film yang palin fenomenal pada tahun 2008. Dan jelang akhir tahun 2009, Andrea bersama Miles dan Mizan Produsen kembali merilis sekuelnya, Sang Pemimpi.

Resensi Unsur Instrinsik Sinopsis Novel Sang Pemimpi

memahami unsur intrinsik dari novel sang pemimpi

From: AnneAhira.com

Tema

Tema yang diceritakan dalam novel ini adalah persahabatan, kepercayaan, perjuangan dan kekuatan mimpi serta keyakinan pada Tuhan Yang Maha Esa. Hal tersebut digambarkan dalam setiap kalimat dan penceritaan si penulis tentang kerasnya kehidupan dan kemustahilan yang dapat ditembus dengan keyakinan, perjuangan dan mimpi yang amat besar dimiliki sitokoh dalam cerita.

Latar Tempat

Dalam novel sang pemimpi ini disebutkan latarnya yaitu di Pulau Magai Balitong, los pasar dan dermagai pelabuhan Magai, di gedung bioskop, di sekolah SMA Negeri. Teminal Bogor, dan Pulau kalimantan.

Latar Waktu

Dalam novel Sang Pemimpi ini digambarkan waktunya pagi, siang, sore dan malam. Latar nuansanya lebih condong ke melayu dan gejolak remaja yang diselimuti dengan impian-impian yang tangguh.

Penokohan dan Perwatakan

Ikal

Baik hati, optimistis, pantang putus asa, penyuka Bang Rhoma

a.Tokoh ikal sebagai sudut pandang orang pertama (aku) adalah seorang yang mempunyai wawasan pengetahuan yang luas. Dapat dibuktikan pada bagaimana dia bercerita tentang keadaan ataupun kejadian dengan penuh intelektualitas seperti dalam penggalan cerita berikut:

“lebih tidak masuk akal lagi karena aku tahu dibalik para-para itu berdiri rumah turunan prajurit hupo, tionghoa paranoid karena riwayat perang saudara", dan lain sebagainya.

b. Tokoh Ikal merupakan tokoh anak yang memiliki sifat baik hati, kebaikannya yang luar biasa bagi seorang anak muda, hal tersebut dapat kita lihat pada penggalan cerita berikut :

“diperjalanan aku tak banyak bicara karena hati ku ngilu mengenangkan nasib malang yang menimpa sepupu jauh ku ini.".

c. Selain memiliki sifat baik hati, tokoh ikal yang peduli akan nasib orang lain seperti pada penggalan cerita berikut :

“aku mengamati Arai.terlihat jelas kesusahan telah menderanya sepanjang hidup. Ia seperti denganku tapi tampak lebih dewasa. Sinar matanya jernih, polos sekali. Lalu tak dapat air mataku mengalir.Aku tak dapat mengerti bagaimana anak semuda itu menangung cobaan demikian berat sebagai simpai keramat."

d. Tokoh yang cinta pada orang tua, dibuktikan dalam penggalan cerita berikut :

“kupandangi pungung ayahku sampai jauh. Sepedanya berkelok-kelok diatas jalan pasir .Betapa aku mencintai laki-laki pendiam itu. Setiap dua minggu aku bertemu dengannya, tapi setiap hari aku merindukannya."

e. Tokoh yang memiliki sifat bekerja keras demi mimpi dan keinginannya untuk bersekolah, sekolah yang cukup jauh dari rumahnya perjuangannya begitu keras. Hal tersebut dapat dibuktikan dalam penggalan cerita berikut ;

“setiap pukul dua pagi, berbekal sebatang bambu, kami sempoyongan memikul berbagai jenis makhluk laut yang sudah harus tersaji di meja pualam stanplat pada pukul lima, sehingga pukul enam sudah bisa diserbu oleh ibu-ibu. Artinya, setelah itu leluasa untuk sekolah."

f. Tokoh yang mau dan bisa mengontrol ide-ide nakal Arai dengan pemikiran-pemikirannya yang logis. Hal tersebut dapat digambarkan dalam penggalan cerita sang pemimpi berikut ini :

“Aku tahu, pada setiap rencana busuk Arai, aku harus selalu menjadi seorang yang memberi pandangan logis"

g. Tokoh yang memiliki pribadi yang religius, taat pada agama dan senang mengaji, Hal tersebut dapat digambarkan dalam penggalan cerita berikut ;

“Aku dan Arai sering dihukum oleh Taikong Hamim karena nafsuku tak panjang kalau mengaji terhadap suatu subuh yang diingin"

h. Tokoh yang memiliki kepribadian yang perduli pada siapapun, hal tersebut dapat digambarkan dalam penggalan cerita berikut :

“di perjalanan aku tak banyak bicara karena hatiku ngilu mengenangkan nasib malang yang menimpa sepupu jauh ku ini"

Selain penggalan diatas terdapat juga dua penggalan berikutnya. seperti penggalan cerita berikut:

“Karena khawatir dengan kondisi psikologi jimron, aku berusaha mengonfirmasikan berita itu pada inar." dan:

“Aku termengu, jimron tak perduli. Dua bulan berikutnya adalah siksaan tak terkira buatku karena semakin hari keadaan jimron semakin gawat. Jika diajak bicara, maka aku hanya berbicara sendiri. Sore hari, pada jam ketika kuda-kuda itu datang, matanya sayu memandangi dermaga. Dadaku sesak melihatnya. Bahkan sepeda jengki kebanggaannya yang telah ia sulap menjadi kuda kini digantungnya. Ia berjalan kaki malas-malasan berangkat sekolah."

i. Tokoh yang memiliki harapan tinggi dapat digambarkan dalam penggalan cerita berikut :

“pada saat itulah aku, Arai, dan jimron mengkristalisasikan harapan agung kami dalam satu statement yang sangat ambius: cita-cita kami adalah kami ingin sekolah ke Prancis! Ingin menginjakkan kaki di altar suci almamater Sorbonne, ingin menjelajah Eropa sampai ke Afrika."

j. Tokoh yang sadar akan semua tindakan yang dilakukannya dan memahai kosekuensi yang aka dia dapat dari tindakan tersebut. Dan berfikir objektif pada masalah-masalah yang sedang dialaminya. Seperti tergambarkan dalam penggalan cerita berikut :

“setelah ku teliti baik-baik, SMA ini rupanya memiliki sebuah geng tengik beranggotakan tiga orang cecunguk, yang tak pernah berhenti membuat kerusakan-kerusakan!! Ketiga orang itu adalah kampiun masalah, para juara pembuat onar!!".

Atas perbuatan-perbuatan yang telah ikal lakukan, ikal pasrah terhadap kosekuensi hukuman yang akan diberikan padanya, seperti pada penggalan cerita berikut:

“kami hanya menunduk pasrah menunggu keputusan hukuman. Aku takjub pada fluktuasi popularitasku disekolah ku ini. Aku pernah menjadi anak Melayu yang takpernah diperdulikan siapapun, lalu menjadi antlop Tibet yang dieluh-eluhkan gadis-gadis semenanjung, dan kini seakan-akan semua orang berkonspirasi membukungiku. Dilapangan ini nasib ku di ujung tanduk."

k. Tokoh yang dapat mengendalikan emosi meski saat emosinya sedang di uji oleh Jimron , akan tetapi ikal tetap bisa mengontrol emosinya kembali. Hal tersebut digambarkan dalam penggalan cerita berikut:

“ingin aku menggosok gigi jimbron dengan sikat ubin WC ini, tapi aku masih sabar".

Namun setelah emosinya diuji oleh jimron, emosi ikal mulai memuncak seperti pada penggalan cerita berikut:

“ aku kelelahan dan stres. Aku tak tahan lagi dengan siksaan tentang kuda. Semua kisah kuda harus dihentikan hari ini, hari ini juga!!".

Namun emosinya dapat juga kembali redup karena kebaikan hatinya, seperti pada penggalan cerita berikut :

“ah! Aku telah melukai hati jimron.Hatinya yang lunak dan putih. Bukankah aku selalu berjanji padaku sendiri akan selalu melindungi jimron? Aku menendang ember di dekatku karena marah pada diriku sendiri ada sosok lain dalam diriku yang diam-diam sembunyi, sosok yang tak kukenal. Sosok itu menjelma dengan cepat, lalu mendadak lenyap meninggalkan aku berdiri sendiri di depan jimron ditumpuki berton-ton perasaan bersalah. Bersalah pada jimron, bersalah pada pendeta Geo, bahkan kepada aria. Lututku lemas. Aku merasa sebagian diriku telah menghianati bagian diriku yang lain."

l. Seorang tokoh yang bijak, seperti tergambarkan pada penggalan cerita berikut :

“hanya mudharat, sahabatku," dan menyebut sahabatku itu, kubuat nadaku selembut sutra dari kasmir."

Jimron menunduk.Tampak berpikir keras mempertimbangkan sesuatu.Tampak pula gujarat penyesalan dalam dirinya.

m. Tokoh yang memiliki kesenangan berlari, mungkin selain karena alasan sebagai kuli ngambat baginya dengan berlari dia merasa hidupnya akan terasa lebih menyenangkan atau mudah. Seperti tergambarkan pada penggalan cerita berikut :

“Aku selalu berlari. Aku menyukai berlari.Para kuli ngambat adalah pelari. Ikan hiu dan pari yang panjangnya sering sampai dua meter akan mengayun bambu pikulan seperti goyangan penyanyi dangdut dan daya tendang ayunannya hanya biasa disetabilkan dengan memikul-mikul ikan panjang itu sambil berlari. Tak susah bagiku untuk terpilih jadi sprinter SMA negeri bukan main."

“Aku berlari berangkat sekolah.Amboi, aku senang sekali berlari. Aku senang berlari menerobos hujan, seperti selendang menembus tirai air berlapis-lapis. Aku tak pernah kelelahan berlari. Tubuhku ringan, kecil, dan ramping, dengan rambut ikal panjang dan kancing baju yang sering tidak lengkap, jika berlari aku merasa seperti orang Indian, aku merasa seumpama benda seni yang meluncur deras menerabas angin."

n. Tokoh yang dapat memahami akan posisi kawannya, hal tersebut tergambarkan dalam penggalan cerita berikut:

“Pada detik itu aku menyadari bahwa jimron keranjingan pada kuda karena alasan yang masuk akal."

Arai

Jenius, Pintar, rajin, gigih dan pantang menyerah

Jimbron

Gagap bicara, polos, baik hati dan sangat antusias pad kuda

Pak Balia

Bijaksana, pintar, dan baik hati

Pak Mustar

Pemarah, Berjiwa keras dan galak

Ibu Ikal

Baik hati dan penuh kasih sayang

Ayah Ikal

Sabar, pendiam, penuh kasih sayang, dan bijak sana

Tokoh Pendukung

Mahader

A Kiun

Pak Cik Basman

Taiukong

Hanim

Capo

Bang zaitun

Pendeta Geovanny

Mak Cik

Laksmi

Alur Cerita

Dalam novel sang pemimpi ini menggunakan alur gabungan yaitu alur maju dan alur mundur. Alur maju ketika pengarang mengisahkan dar mulai kecil hingga dewasa dan alur mundur ketika mengisahkan peristiwa waktu kecil pada saat dewasa.

Gaya Penulis

Gaya bahasa penulisan ini sangat bagus. Dengan kecerdasan kata-kata dan kelembutan bahasa puitis berpadu tanpa adanya unsur repetitif yang membosankan. Setiap kata nya terdapat banyak kekayaan bahasa sekaligus makna apik yang berada disetiap balik kata-katanya. Selain itu. Novel Sang Pemimpi ini ditulis dengan realis bertabur dengan metafora, penyampaian cerita yang bagus dan menyentuh, penuh inspirasi dan imajinasi.

Komikal dan banyak mengandung letupan-letupan intelegensi yang tangguh sehingga pembaca tanpa sadar masuk dalam kisah dan karakter-karakter yang dipernakan dalan novel sang pemimpi ini.

Amanat

Amanat yang disamapaikan dalam novel ini adalah jangan takut bermimpi, bermimpilah. Hal ini sangat jelas digambarkan dalm setiap sub babny. Yang pada prinsipnya manusia tak akan pernah dapat lepas dari sebuah mimpi dan keinginan besar dalam hidpnya.

Hal ini secara jelas dikisahkan penulis dalam novel sang pemimpi ini dengan masksud memberikan titik terang pada manusia yang memiliki mimpi besar namun terganjal oleh segala kekurangan.

Sudut Pandang

Sudut pandang dalam novel laskar pelangi ini adalah orang pertama pelaku utama (aku). Dimana penulis memposisikan dirinya sebagai tokoh ikal dalam novel.

Resensi Unsur Ekstrinsik Sinmopsis Novel Sang Pemimpi

memahami unsur ektrinsik dari novel sang pemimpi

From: Kabar Nun

Nilai Moral

Nilai moral yang terkandung dalam novel ini sangat kental. Sifat-sifat yang tergambar menunjukkan rasa humanis yang terang dalam diri seorang remaja tangguh dalam menyikapi kerasnya kehidupan. Dalam novel ini, tokoh utama digambarkan sebagai sosok remaja yang memiliki perangai yang cukup baik dan rasa setia kawan yang tinggi.

Nilai Sosial

Dilihat dar segi moral novel sang pemimpi ini kaya akan nilai sosial. Hal ini dibuktikan dalam rasa setia kawan yang begitu tinggi antara ketiga tokoh ikal, arai dan jimbron. Masing-masing saling mendukung dalam membantu antara satu dengan yang lain untuk mewujudkan impian-impian mereka sekalipun hampir mencapai batas ketidakmungkinan.

Dengan didasari rasa saling gotong royong yang tinggi sebagai orang Balitong, dalam keadaan kekurangan pun maih bisa saling menolong satu sama lain.

Nilai Adat istiadat

Nilai adat yang terdapat dalam novel ini juga begitu kental terasa. Adar kebiasaan pada sekolah yang tradisional, mengharuskan muridnya mencium tangan gurunya, ataupun mata dari mata pencaharian warga sekitar yang sangat keras dan kasar yaitu sebagai kuli dipertambangan timah tergambar dengan jelas dalam novel ini. Sehingga menamba khazannah budaya yang lebih di indonesia

Nilai Agama

Nilai agama yang terdapat dalam novel ini juga secara jelas tergambar. Terutama dalam bagian-bagian dimana ketiga toko ini belajar dalam sebuah pondok pesantren. Terdapat banyak aturan-aturan islami dan petuah-petuah Kyai yang begitu hormat mereka patuhi. Hal itu juga yang membuat novel ini begitu kaya dan kental dalam agama.

Film Novel Sang Pemimpi

“Sekian dari saya semoga bermanfaat aminn, jika artikel ini bermanfaat anda juga dapat menge sharenya supaya jadi amal jariyah anda terimakasih”

Leave a Reply