Jual Ragi Tempe Raprima– Tempe merupakan salah satu produk makanan berbahan pokok kedelai yang digemari oleh kebanyakan masyarakat Indonesia, bahkan sudah tempe sudah terkenal hampir diseluruh dunia.

Informasi dan Pemesanan

SMS/Wa : 0857-0872-1181

Jual Ragi Tempe Raprima Murah

jual ragi tempe murah

raprinda.net

Di Indonesia sendiri, tempe sudah menjadi suatu makanan pokok karena selain nikmat dan lezat tempe juga menjadi salah satu sumber pemenuhan gizi yang murah dan terjangkau.

Tempe memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi terutama kadar proteinnya sehingga tempe dapat menjadi salah satu menu alternatif untuk memenuhi kebutuhan protein berasal dari daging yang harganya relatif lebih mahal.

Dari Potensi pasar untuk produk tempe dalam negeri inipun cukup luas dan besar, jika dituliskan dalam bentuk kurva kebutuhan tempe dari tahun ke tahun semakin meningkat pesat. Menandakan bahwa masyarakat banyak yang membutuhkan produk tempe ini.

Salah satu faktor penyebab tingginya kebutuhan tempe di Indonesia antara lain adalah karena produksi daging dalam negeri yang masih minim sehingga harus mengimpor dari luar negeri.

Permintaan produk tempe biasanya akan mengalami kenaikan yang cukup signifikan terutama pada hari-hari besar seperti Hari Raya Idul Fitri, Ramadhan, dan hari-hari besar lainnya.

Di Indonesia, tempe diproduksi selain menggunakan kedelai, juga bisa diproduksi menggunakan bahan baku seperti jagung, ampas tahu, dan lain-lain. Namun tempe lebih umum dan lebih disukai yang berbahan baku kedelai.

Jual Ragi Tempe Jakarta

jual ragi tempe raprima murah jakarta

Tempe yang menggunakan bahan baku kedelai cenderung memiliki cita rasa lebih lezat dan memiliki kandungan gizi yang tinggi. Di Indonesia, kebanyakan produksi tempe masih menggunakan bahan baku kedelai transgenik dengan sistem pertanian yang menggunakan produk pendukung dengan bahan-bahan kimia.

Kedelai transgenik lebih banyak disukai untuk membuat tempe karena memiliki ukuran yang lebih besar dan lebih seragam sehingga kualitas tempe yang dihasilkanpun lebih bagus dan lebih ekonomis dibanding dengan kedelai lokal.

Produksi bahan baku kedelai lokal yang masih sedikit dan kualitasnya dirarasa kurang baik, hal inilah yang menyebabkan sebagian besar bahan baku kedelai masih impor dari luar negeri.

Oleh karena itu, kita sebagai warga dalam negeri perlu meningkatkan produksi kedelai dan meningkatkan kualitas kedelai dengan mengembangkan olahan kedelai dan sistem pertanian organik sehingga mampu memenuhi kebutuhan pasar baik dalam maupun luar negeri yang lebih luas.

Industri tempe merupajan jenis usaha yang kebanyakan pelakunya adalah industri rumahan dengan investasi relatif tidak terlalu besar dan jumlah karyawan tidak terlalu banyak.

Meski begitu, industri tempe telah banyak menjadi sumber penghidupan bagi rakyat kecil dan memenuhi kebutuhan produk pangan bergizi tinggi dan terjangkau bagi sebagian besar masyarakat Indonesia.

Seiring dengan berkembangnya zaman dan pertumbuhan jumlah penduduk nasional yang semakin bertambah, menunjukan bahwa potensi pasar produk tempe khususnya semakin besar pula dan merupakan sebuah peluang untuk mengembangankan bisnis tempe.

Jika anda ingin mulai menggeluti bisnis tempe ini ada beberapa kebutuhan yang harus dipenuhi dari segi bahan pokok seperti :

1. Kedelai

2. Bungkus

3. Ragi Tempe

Ragi tempe diperlukan dalam membuat tempe untuk menumbuhkan jamur positif yang nantinya jamur tersebutlah yang menentukan terbentuknya sebuat tempe tersebut :

Harga Ragi Tempe Raprima

harga ragi tempe perkg

tempebumbung.wordpress.com

Jika kamu bingung menemukan ragi tempe dimana?, tenang kami sudah menyiapkannya untuk anda dengan harga yang terjangkau dan berkualitas

1. Ragi Tempe Raprima 100 gram = Rp. 10.500

2. Ragi Tempe Raprima 500 gram = Rp. 26. 500

3. Ragi Tempe Raprima 1kg = Rp. 49.500

4. Harga Grosir untuk pembelian minimal 10 kg

Jual Ragi tempe Surabaya

Informasi dan Pemesanan

SMS/Wa : 0857-0872-1181

 

Cara Membuat Tempe Sendiri di Rumah

jual ragi tempe

Tahu dan tempe merupakan salah satu makanan tradisional yang masih lestari dari zaman penghulu sampai sekarang dan merupakan makanan sebagian besar masyarakat indonesia. Bisa dibilang diseluruh kota besar di indonesia ada tempe, namun ketahuilah sekarang ini tempe tidak hanya dikeal di Indonesia melainkan sudah menyebar sampai penjuru dunia.

Orang-orang Vegetarian di seluruh dunia banyak yang telah memanfaatkan tempe sebagai makanan pengganti daging. Sehingga tempe mulai di produksi di berbagai tempat di dunia.

Untuk memperolah hasil yang maksimal dibutuhkan pula bahan baku yang baik, begitu juga dengan membuat tempe untuk memperoleh tempe yang berkualita, maka kedelai yang digunakan juga harus berkualitas baik dan tidak tercampur dengan biji-bijian yang lain, selain itu prosedur pemasakannya juga haru cermat dan tepat.

Untuk membuat tempe kita memanfaatkan bantuan jamur positif yaiu jamur Rhizopus sp. Dalam pertumbuhannya Rhizopus sp. menumbuhkan benang-benang yang bisa kita sebut dengan nama benang hifa.

Benang hifa ini mengikatkan antara biji kedelai satu dengan biji kedelai lainnya, sehingga biji-biji kedelai tersebut membentuk suatu massa yang kompak. Massa kedelai inilah yang nantinya kita kenal sebagai tempe

Selama proses pertumbuhannya, jamur Rhizopus sp. juga menghasilkan enzim yang mana enzim ini dapa menguraikan protein yang terdapat dalam biji kacang kedelai sehingga protein-protein yang terkandung dalam biji kacang kedelai mudah dicernakan.

Oleh karena itu, agar diperoleh tempe yang berkualitas baik dan tahan agak lama, maka selama proses pembuatan tempe perlu diperhatikan mengenai sanitasi dan kemurnian bibit (inokulum) yang akan digunakan.

Alat dan Bahan Untuk Membuat Tempe

ALAT

1. Baskom

2. Dandang

3. Saringan

4. Sotel kayu

5. Kipas Angin /Kipas

6. Tampah

7. Kompor dan

8. Peralatan lain jika diperlukan

BAHAN

1. Kacang kedelai (pokok)

2. Ragi tempe (inokulum RAPRIMA)

3. Daun pisang, atau daun jati atau kantong sebagai pembungkus.

B. CARA KERJA

  1. Cuci bersih kacang kedelai dari bahan-bahan lain yang tercampur, kemudian cuci hingga bersih.
  2. Rendam kacang kedelai yang sudah dicuci bersih sampai 12-18 jam dengan air dingin biasa (proses hidrasi tujuannya supaya biji kedelai menyerap air sebanyak mungkin).
  3. Lepaskan kulit biji kedelai yang telah lunak bisa manual bisa menggunakan mesin,
  4. Setelah sekirangan terkelupas cuci atau bilas dengan menggunakan air bersih.
  5. Kukus / rebus biji kedelai tersebut sampai empuk.
  6. Setelah biji kedelai bertekstur empuk, tuangkan biji-biji tersebut pada tampah yang telah disediakan, lalu diangin-anginkan.
  7. Setelah mulai hangat taburkan ragi tempe (RAPRIMA) yang telah disiapkan sedikit demi sedikit sambil diaduk-aduk supaya merata (1,5 gram ragi tempe untuk 2 kg kedelai).
  8. Siapkan daun pisang atau kantong plastik atau daun jati untuk membungkus kedelai. berilah lubang-lubang kecil pada kantong tersebut dengan menggunakan lidi atau garpu.
    Masukan kedelai yang telah diberi ragi tempe (RAPRIMA) ke dalam pembungkusnya, atur ketebalannya sesuai dengan selera anda,
  9. Proses fermentasi kacang kedelai membutuhkan waktu kurang lebih 1 – 2 hari atau hingga seluruh permukaan kacang kedelai tertutupi jamur.

Catatan:

1.Perhatikan kebersihan tempat kerja dan kebersihan peralatan kerja akan meningkatkan kualitas tempe yang dihasilkan.
2. Suhu ruang yang lebih hangat mempercepat proses fermentasi jamur pada tempe.

Sekian semoga bermanfaat bagi kita semua ..