20+ Jenis Tanaman Ini Bisa Ditanam Dengan Teknik Hidroponik

Tanaman Hidroponik – Apakah kamu sudah pernah bercocok tanam dirumah? Kalau sudah metode apa yang kamu gunakan untuk bercocok tanam?.

Beberapa orang bercocok tanam menggunakan metode sederhana, dengan bermediakan tanah. Perkembangan teknologi yang sudah modern sekarang ini, ada banyak orang yang bercocok tanam menggunakan teknik Hidroponik.

Penasaran tanaman apa saja yang dapat ditanam menggunakan teknik Hidroponik ini? Yuk simak penjelasannya berikut ini!.

Jenis Tanaman Hidroponik

hidroponik

merdeka.com

Teknik hidroponik adalah cara menanam tanpa bermedia tanah, melainkan menggunakan air saja. Penggunaan airnya juga lebih efisien, tidak sebanyak jika kamu menanam dengan cara konvensional atau menggunakan tanah.

Dengan begitu, masyarakat yang tinggal di wilayah dengan pasokan air terbatas memiliki alternatif untuk tetap menanam dan panen bahan makanan mereka sendiri.

Terdapat banyak sistem hidroponik yang dapat kamu aplikasikan. Antara lain Wick System, Water Culture System, NFT (Nutrient Film Technique) System, Ebb & Flow System, Drip System, Aeroponyc, Bubbleponics, DFT (Deep Flow Technique), Fertigasi, dan Bioponic.

Untuk pemula, sistem yang paling umum dan mudah digunakan yaitu sistem Wick dan sistem NFT.  Daripada repot harus mengganti tanah, menanam tanaman secara hidroponik adalah alternatif terbaik di halaman rumah atau apartemen.

Berikut jenis-jenis tanaman hidroponik yang dapat kamu tanam dengan mudah!

Jenis Tanaman yang Bisa Ditanam secara Hidroponik

1. Wortel

Cara Bertanam Wortel Hidroponik

ilmubudidaya.com

Wortel sering digunakan untuk bahan memasak dan sangat baik juga untuk kesehatan. Menanam wortel dengan sistem hidroponik ini tidak terlalu sulit kok. Karena akan dapat menghasilkan panen yang lebih banyak dan panen lebih cepat.

Permintaan akan konsumsi wortel sangat tinggi sehingga penerapan sistem hidroponik untuk menanam wortel akan mendatangkan untung besar.

2. Mentimun

Mentimun Hidroponik

mitalom.com

Mirip dengan wortel, mentimun juga sayuran dengan permintaan konsumsi tinggi, keuntungan berkebun timun juga sangatlah besar.

Menanam mentimun dengan hidroponik ini akan membantu hasil panen lebih banyak serta  kualitas mentimun lebih baik.

3. Seledri

jenis tanaman hidroponik Seledri

bibitonline.com

Menanam Seledri menggunakan metode hidroponik sangat cocok, dikarenakab hasil panen yang melimpah dan dapat ditanam sepanjang tahun.

Seledri mempunyai efek mendinginkan tubuh dan mengurangi batuk. Seledri juga dapat membantu mengurangi kolesterol darah dan tekanan darah. Seledri tumis dengan daging sapi merupakan hidangan yang baik untuk penderita anemia.

4.Kemangi

cara menanam kemangi

daunijo.com

Kemangi merupakan sayuran yang digunakan sebagai bumbu dan populer di negara kita dan dunia.

Kemangi cukup mudah tumbuh, baik menggunakan metode hidroponik atau maupun metode penanaman di tanah.

Menanam kemangi dengan metode hidroponik ini menambah rasanya lebih enak. Kemangi juga merupakan bahan baku untuk penyulingan minyak esensial.

5. Tomat

hidroponik tomat

hipwee.com

Tomat menggunakan metode hidroponik ini tumbuh sangat baik. Hasil serta kualitas tomat hidroponik sangat menguntungkan, dikarenakan buahnya yang banyak dan kualitasnya juga lebih baik.

Tomat dapat tumbuh sepanjang tahun. Namun, area budidaya tomat hidroponik di Indonesia ini masih terbatas. Karena itu berkebun tomat dengan metode hidroponik akan sangat bagus juga untuk berbisnis.

6. Pare

jenis tanaman hidroponik Pare

lemurmaju.my.id

Tanaman ini termasuk jenis tanaman merambat. Warnanya yang hijau dengan rasanya yang pahit tak membuat sebagian masyarakat Indonesia yang mengkonsumsinya.

Hal itu juga didukung dengan berbagai manfaat dari pare untuk kesehatan tubuh. Pare mengandung vitamin A, vitamin C, fosfor, dan zat besi.

Jika pare dibudidayakan dengan teknik hidroponik, pare dapat menghasilkan 10 kg dari setiap tanaman. Tanaman ini juga termasuk yang paling produktif dari tanaman lainnya.

7. Pokcoy

Budidaya Pokcoy Secara Hidroponik

jurustani.com

Pokcoy bukan sayuran asli Indonesia, pokcoy sendiri berasal dari negara Cina, dan India. Pokcoy bisa ditanam sepanjang tahun, sehingga akan lebih mudah diterapkan dengan metode hidroponik.

Di Indonesia, Pokcoy sangat populer untuk olahan makan keluarga seperti tumis pokcoy, atau dijadikan sup. Pokcoy sangat baik untuk kesehatan, terutama untuk kesehatan hati.

8. Selada

jenis tanaman hidroponik Selada

kebun.co.id

Selada merupakan jenis sayuran yang paling populer untuk diolah menjadi berbagai makanan dan masakan.

Permintaan sayuran selada ini sangat banyak. Selada menjadi salah satu sayuran yang banyak dipilih oleh petani untuk ditanam.

Menanam sayuran selada dengan metode hidroponik juga cukup sederhana dan mudah.

Dengan teknologi penanaman sayuran hidroponik bersekala besar, setiap hektar dapat mencapai hasil hingga 60-100 ton / tanaman, untung dari menanam tanaman ini bisa sekitar 500 juta / ha / panen.

9. Kangkung

Hidroponik Kangkung

kompas.com

Kangkung yaitu salah satu sayuran yang paling sering dimasak setiap rumah tangga setiap harinya. Kangkung sering disebut sebagai tanaman semi-akuatik tropis.

Menurut metode tradisional, kangkung air mudah tumbuh dari bulan Februari hingga Mei, dengan metode hidroponik kamu dapat menanamnya sepanjang tahun. Waktu tanam sekitar 20 hingga 25 hari.

10. Bayam

Menanam Bayam Hidroponik

petaniku.com

Bayam memang mudah untuk ditemukan, akan lebih baik jika kita membudidayakan bayam sendiri di rumah.

Dengan menggunakan teknik hidroponik ini, bayam yang kamu dapatkan akan lebih bernutrisi dan tentunya kandungan bayam lainnya yang luar biasa.

11. Bayam Merah

Bayam Merah

pasartani.net

Dengan menggunakan metode hidroponik ini, panen bisa lebih cepat dan dapat menghasilkan kualitas yang lebih bagus. Bayam merah juga merupakan obat tradisional.

Bayam merah memiliki efek dapat menurunkan panas dan diuretik, menyembuhkan sembelit, sakit kepala, pusing, mengobati gigitan kelabang, sengatan lebah, dan mengobati jerawat.

12. Daun Bawang

hidroponik Daun Bawang

kutanam.com

Daun bawang dapat tumbuh dengan baik ketika ditanam dengan metode hidroponik. Tingkat permintaan daun bawang di pasaran juga sangat besar.

Daun bawang juga memiliki potensi bagus ketika ditanam dengan metode hidroponik agar dapat cepat panen.

13. Paprika

Paprika

hidroponik.net

Sama seperti halnya dengan tomat, paprika juga membutuhkan suhu hangat dan pencahayaan cukup banyak dari lampu khusus untuk tanaman.

Kamu bisa menanam dari biji paprika yang sudah ada, atau membelinya di toko bibit tanaman. Biasanya, tanaman paprika akan matang atau tumbuh secara sempurna dalam waktu 8-12 minggu.

14. Brokoli

Brokoli

infoagribisnis.com

Tanaman ini mirip dengan sayur kol. Brokoli menyimpan banyak nurtrisi yang diperlukan tubuh. Tanaman ini biasanya tumbuh di daerah dataran tinggi.

Namun, sekarang brokoli dapat ditanam di dataran rendah dengan menggunakan teknik hidroponik. Metode tanam secara hidroponik ini juga membantu meningkatkan produksi brokoli tersebut.

15. Cabe

Cabe

tipspetani.com

Menanam cabe secara hidroponik tidak perlu se-intensif seperti  halnya tanaman lain. Hal terpenting yang harus diperhatikan pastinya kamu memilih bibit yang unggul, memperhatikan cara penyemaian yang benar, memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman, dan lain sebagainya.

Cabe termasuk tanaman yang sangat laku di Indonesia dan permintaan terhadap kebutuhan cabe ini selalu meningkat pada beberapa hari besar.

Cara menanam cabe dengan sistem hidropoinik juga sangat lah mudah loo. Berikut cara menanamnya kamu klik disini.

16. Terong

Terong

klorofa.com

Terong biasanya membutuhkan halaman yang luas untuk meningkatkan hasil panen yang sangat melimpah. Terong juga memiliki nilai ekonomi tinggi untuk dibudidayakan.

Seiring berjalannya waktu, saat ini cukup kesulitan untuk menemukan lahan yang luas, untuk membudidayakan terong sehingga dapat menggunakan teknik hidroponik yang sudah dipraktekkan oleh para petani terong.

17. Sawi Hijau

Sawi Hijau

bibitbunga.com

Sawi termasuk tanaman yang tahan terhadap hujan sehingga dapat tumbuh sepanjang musim. Sayuran satu ini juga dapat ditanam dimanapun.

Tanaman ini sangat laku di pasaran sehingga para petani sawi ini menggunakan teknik hidroponik untuk membudidayakannya. Teknik hidroponik banyak dilakukan karena untuk mengurangi pemakaian lahan.

18. Lobak

Lobak

kutanam.com

Nah, beda lagi dengan tanaman sayuran sebelumnya, lobak ini tidak membutuhkan lampu atau panas, melainkan suhu dingin. Bibit lobak dapat tumbuh dalam jangka waktu sekitar 3-7 hari.

Setelah beberapa saat, kamu bisa memanen dan mengolahnya menjadi pelengkap berbagai macam makanan di rumahmu.

19. Kacang-kacangan

Budidaya Kacang Panjang Sistem Hidroponik

ilmubudidaya.com

Kacang hijau, kacang polong, kacang panjang, semua jenis kacang itu dapat kamu tanam dengan metode hidroponik. Setelah 6-8 minggu menanam dan merawat tanaman kacang-kacangan, kamu dapat memanennya.

Kamu juga bisa tetap merawat dan panen lagi sampai 3-4 bulan ke depan setelah panen yang pertama dilakukan.

20. Jagung

Budidaya Jagung Manis Hidroponik

tanahkaya.com

Siapa sangka, ternyata jagung juga dapat ditanam dengan menggunakan metode hidroponik. Jagung mempunyai akar serabut yang mudah menyerap air dan menjadikannya cocok untuk ditanam menggunakan metode hidroponik.

Tanaman biji-bijian ini bisa kamu nikmati untuk berbagai macam jenis makanan olahan atau bisa juga dimakan secara langsung.

Itulah tadi beberapa jenis tanaman hidroponik untukkamu ketika ingin belajar menanam tanaman sendiri di rumah atau dijadikan sebagai bisnis yang menjanjikan untuk berkebun dengan metode hidroponik.

Semoga bermanfaat bagi kita semua 🙂

Leave a Reply

%d bloggers like this: