> Pengertian Demokrasi, Macam Macam, Ciri Ciri, Prinsip Dan Contohnya

Indonesia terkenal sebagai negara demokrasi. Lantas demokrasi yang kalian tau itu seperti apa?

Pengertian Demokrasi

Pengertian Demokrasi

ksp.go.id

Demokrasi berasal dari bahasa Yunani ‘demokratia’  yang memiliki arti suatu kekuasaan rakyat. Secara umum, demokrasi dibagi menjadi dua kata, kata ‘Demos’ yang berarti rakyat. Dan ‘kratos’ yang maknanya adalah kekuatan atau kekuasaan.

Demokrasi itu mencakup suatu keadaan ekonomi, sosial dan budaya yang di dalamnya berlangsung suatu bentuk kebebasan dalam bidang politik entah itu secara bebas atau secara setara.

Sedangkan pengertian dari demokrasi sendiri secara umum adalah suatu bentuk pemerintahan dimana setiap warga Negara mempunyai hak yang setara dan juga seimbang mengenai penentuan dan juga pemilihan suatu keputusan yang nantinya akan memunculkan dampak yang besar dalam kehidupan rakyat atau warga Negara.

Pengertian dari demokrasi sendiri juga bisa diartikan sebagai sebuah bentuk kekuasaan tertinggi yang dimiliki rakyat. Tentang demokrasi ini, warga Negara boleh ikut di dalam mengambil bagian, entah itu secara langsung atau dalam sebuah bentuk perwakilan dalam hal pelaksanaan perumusan, perencanaan, pengembangan dan juga proses menyusun hukum.

Nah, agar pemahaman kalian mengenai demokrasi semakin jelas, Mari kita simak pengertian Demokrasi dibawah ini:

Pengertian Demokrasi Menurut Para Ahli

Pengertian Demokrasi menurut Ahli

intisari.grid.id

Inilah beberapa pengertian demokrasi menurut beberapa ahli:

  1. Menurut Abraham Lincoln demokrasi merupakan sebuah sistem pemerintahan yang mana dibentuk dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat itu sendiri.
  2. Menurut Charles Costello demokrasi merupakan suatu sistem sosial politik mengenai pemerintahan yang mana di dalam kekuasaan pemerintah dibatasi oleh hukum dan juga budaya yang melindungi segenap hak perorangan dari warga Negara itu sendiri.
  3. Menurut Hans Kelsen merupakan suatu pemerintahan yang diadakan dan dilaksanakan dari rakyat dan untuk rakyat itu sendiri. Adapun mengenai pelaksana kekuasaan Negara sendiri adalah wakil dari rakyat yang sudah dipilih oleh rakyat sesudah adanya suatu keyakinan bahwa kebutuhannya akan memperoleh perhatian di dalam aturan yang telah atau akan ditetapkan oleh wakil rakyat tersebut berhubungan dengan penerapan dari kekuasaan Negara.

Masih banyak pendapat mengenai pengertian demokrasi namun 3 tokoh itulah yang sering dijadikan patokan dalam menganalisis dan menyimpulkan demokrasi sendiri.

Macam-Macam Demokrasi

Macam macam Demokrasi

hukamnas.com

Demokrasi sendiri terbagi  menjadi beberapa macam, diantaranya adalah:

Demokrasi Berdasarkan Fokus Perhatiannya

Demokrasi berdasarkan fokus perhatiannya ini masih dibagi lagi menjadi beberapa macam, yaitu:

  1. Demokrasi formal, demokrasi ini hanya sebatas berpusat pada bidang politik tanpa meminimalkan adanya suatu kesenjangan di dalam politik itu sendiri.
  2. Demokrasi material merupakan suatu demokrasi yang memiliki pusat pada bidang ekonomi tanpa adanya pengurangan pada sisi kesenjangan politik.
  3. Demokrasi gabungan merupakan suatu demokrasi yang menjadi kombinasi antara demokrasi formal dan demokrasi material.

Macam-Macam Demokrasi Berdasarkan Penyaluran Kehendak Rakyat H4

Demokrasi berdasar pada kehendak rakyat ini ini terbagi lagi menjadi dua jenis, yaitu:

  1. Demokrasi langsung (direct democracy) yang merupakan sebuah demokrasi yang mengikutsertakan rakyat mengenai penentuan dan juga pemilihan keputusan tertentu kepada suatu Negara. Misalnya adanya pemilu atau pemilihan umum.
  2. Demokrasi tidak langsung(indirect democracy) yang merupakan sebuah demokrasi yang di dalamnya memasukkan seluruh rakyat dalam suatu Negara di dalam pengambilan keputusan. Contoh dari demokrasi jenis ini adalah adanya ketetapan oleh wakil rakyat seperti DPR, DPD, DPRD dan lain sebagainya.

 Ciri Ciri Demokrasi

Ciri ciri demokrasi

radioidola.com

Demokrasi juga mempunyai ciri-ciri tersendiri. Berikut ini adalah ciri-ciri dari Negara yang menganut sistem demokrasi.

  1. Tiap keputusan yang dikeluarkan atau ditetapkan oleh pemerintah berdasarkan kehendak dan kebutuhan seluruh rakyat.
  2. memiliki ciri konstitusional yang mana berhubungan dengan kehendak kekuasaan ataupun kepentingan rakyat yang telah disusun dan juga dicatat di dalam undang-undang suatu Negara.
  3. Memiliki perwakilan yang mana ketika mengelola sebuah kepentingan dalam Negara kedaulatan dan kekuasaan rakyat diwakili oleh orang yang dipilih dan ditentukan oleh rakyat sendiri.
  4. Semua kegiatan atau aktivitas politik dilakukan dalam memilih pihak manakah yang akan diberikan tugas untuk melaksanakan roda pemerintahan. Sedangkan ciri kepartaian yakni hanyalah sebuah media ataupun sebuah sarana sebagai unsur juga terapan dari sebuah sistem demokrasi itu sendiri.

Prinsip Demokrasi

Prinsip demikrasi

mdarsip.wordpress.com

Beberapa prinsip penting dalam sistem demokrasi yaitu:

  • Adanya kebebasan yang telah disepakati, diakui serta disetujui oleh tiap warga Negara.
  • Adanya keikutsertaan dari masing-masing warna Negara dalam melaksanakan dan juga menentukan suatu keputusan yang sifatnya politik.
  • Adanya kesetaraan dan keadilan untuk setiap warga Negara.
  • Tiap warga Negara mempunyai kesamaan dan juga kesetaraan di dalam praktik politik.

Kelebihan dan Kekurangan Demokrasi

Kelebihan dan Kekurangan Demokrasi

yenifelsefe.com

Demokrasi ternyata tidak hanya memiliki kelebihan, namun juga memiliki kekurangan. Sehingga, setiap orang harus memahami apa saja keuntungan dan kekurangan saat sistem demokrasi diterapkan di sebuah Negara, khususnya dinegara kita.

Berikut ini adalah kelebihan dan kekurangan demokrasi :

Kelebihan atau Keuntungan Sistem Demokrasi

  1. Adanya kesamaan hak yang memberikan hak pada tiap masyarakat agar diperkenankan atau boleh untuk mengambil bagian dalam bidang politik.
  2. Penerimaan dalam suatu kekuasaan ditetapkan berdasar pada suara ataupun kehendak dari rakyat.
  3. Sistem demokrasi juga bisa menghindari adanya monopoli kekuasaan di tangan penguasa yang otoriter.

Kekurangan atau Kelemahan Sistem Demokrasi

  1. Kepercayaan rakyat kepada penguasa sangat mudah untuk digoyahkan karena berbagai dampak yang sifatnya negatif seperti media yang tidak bersikap objektif atau bahkan memiliki kecenderungan subjektif atas informasi atau berita tertentu.
  2. Berkaitan dengan kesamaan hak, sering dinilai tidak adil karena setiap orang mempunyai pemahaman politik yang beragam.
  3. Konsentrasi atau fokus dari pemerintah yang sedang menjabat menjadi berkurang dikarenakan mendekati pemilihan umum yang akan berlangsung.

Membangun Demokrasi

membangun demokrasi

penasoekarno.wordpress.com

Sebagai upaya untuk membangun demokrasi, Negara ini telah mengalami beberapa transisi dari yang namanya demokrasi semu di era Orde Baru menuju kepada paham demokrasi yang sebenarnya. Pada beberapa dekade terakhir ini, Negara sudah mengalami berbagai kemajuan dalam bidang demokrasi.

Masing-masing dari pimpinan lembaga Negara telah disepakati jika kunci sukses dalam pembangunan demokrasi adalah dengan menggunakan empat pilar demokrasi berikut ini:

  1. Eksekutif
  2. Legislatif
  3. Yudikatif
  4. Kebebasan Pers

Hal tersebut tentu merupakan suatu pondasi yang dibangun dengan penuh perjuangan oleh para pahlawan bagi Negara ini. Adanya empat pilar yang di cetuskan oleh pendiri Bangsa ini berdasarkan pancasila dan UUD 1945, yang diharapkan mampu menjadikan setiap pimpinan di lembaga kenegaraan memiliki kemampuan dan kesanggupan untuk mengatasi dan juga berupaya menyelesaikan masalah yang tengah dialami oleh bangsa ini.

Dan sebagai rakyat, tentu saja semuanya mengharapkan bisa berjalan dengan seimbang sehingga kondisi kehidupan bernegara dan berbangsa menjadi sangat harmonis. Sebaik apapun peraturan yang ada jika semua pihak enggan untuk mematuhi dan mentaati aturan tersebut, tidak akan bisa sempurna.

Sebaliknya, peraturan yang sederhana akan tetapi dipatuhi oleh semua pihak yang ada, maka tentu saja kemanfaatan dan kemaslahatan dalam kenegaraan akan terjalin erat.

Sehingga, adanya empat pilar itu sudah mencukupi jika segenap masyarakat dan juga jajaran pemerintahan bersedia untuk memberikan kontribusi maksimal akan hal itu secara baik dan tulus. Dengan demikian, Indonesia tentunya di kemudian hari akan berhasil menjadi sebuah Negara yang besar dan mempunyai kedaulatan secara penuh yang maju.

Munculnya konsep demokrasi perwakilan itu sendiri berasal dari suatu institusi berupa gagasan yang tumbuh di era renaissance atau pencerahan. Juga bersamaan dengan revolusi di negara Perancis dan juga Amerika Serikat.

Penyalahgunaan Demokrasi

penyalahgunaan demokrasi

fajar-kurnianto.blogspot.com

Demokrasi merupakan sebuah sistem yang di dalamnya ada suatu pemerintahan. Adapun masing-masing warga Negara yang ada di dalamnya sudah pasti memiliki kewajiban, hak dan juga kesempatan yang setara.

Tentunya di dalam demokrasi itu sendiri sama sekali tidak memandang adanya suku bangsa, jenis kelamin dan juga tidak memandang status sosial atau kelompok dari golongan tertentu. Hal itu lantaran demokrasi sendiri berarti dari rakyat, oleh rakyat dan juga untuk rakyat.

Tentang sistem demokrasi sendiri, rakyat memiliki peran yang amat penting dan memiliki kewenangan untuk sebuah keputusan. Tidak ada satupun bentuk keputusan dari pemerintah yang boleh ditetapkan serta merta tanpa adanya keterlibatan rakyat dalam pengambilan keputusan tersebut.

Misalnya saja saat pelaksanaan demokrasi yang kerap terjadi di Negara ini adalah pemilihan umum atau pemilihan kepala daerah. Agenda besar semacam itu biasa dikenal dengan yang namanya pesta demokrasi dalam rangka memilih pemimpin terbaik yang akan menjadi panutan.

Namun, di dalam proses keberlangsungannya, demokrasi juga kerap memicu munculnya berbagai penyelewengan yang buruk. Berikut ini adalah beberapa penyelewengan yang sering dilakukan dan ditemukan dalam proses demokrasi di Indonesia.

Money Politic

 

 

Penyalahgunaan atau penyelewengan demokrasi yang pertama adalah adanya praktik money politic. Hal ini adalah tradisi yang cenderung baru namun akan sering berlangsung dan diproses seterusnya. Biasanya, money politic ini dilakukan dengan cara memanfaatkan para kalangan menengah kebawah.

Maka para pelaku tersebut akan menjadikan sasaran utama bagi kalangan yang mempunyai kepentingan. Misalnya saja ada seorang calon pemimpin yang memberikan uang atau beragam bahan pokok lain dengan sangat mudah untuk tujuan membeli suara rakyat untuk memilihnya.

Intimidasi

Ini merupakan metode yang amat berbahaya dan mengancam jika diterapkan. Misalnya saja ada suatu oknum dari pihak calon pemimpin yang melakukan suatu tindak intimidasi kepada rakyat atau warga agar mereka bersedia untuk memberikan suara mereka kepada calon pemimpin tersebut.

Pendahuluan Ketika kampanye

Meskipun sudah diperingatkan dengan beragam aturan tentang proses pemilihan umum bahwa kampanye dilarang ketika itu bukan waktu kampanye. Hal itu sudah masuk ke dalam jenis penyalahgunaan yang sering dilakukan. Ada banyak cara yang digunakani, mulai dari memasang spanduk, baliho di jalan, menggunakan meme di media sosial dan masih banyak lagi yang lainnya.

Bahkan, tidak jarang didapati seorang calon pemimpin yang telah mengambil start lebih dulu dengan mengadakan suatu kegiatan kunjungan ke beberapa kawasan.

Kampanye Negatif

Untuk penyelewengan atau penyalahgunaan demokrasi selanjutnya adalah adanya kampanye negatif. Adapun sebab munculnya dari kampanye negatif ini adalah minimnya sosialisasi bakal calon pemimpin kepada masyarakat, terlebih untuk masyarakat awam.

Hal tersebut akhirnya menjadikan masyarakat menjadi kurang memadai pemahamannya tentang pentingnya media informasi. Sehingga ia hanya bersikap patuh terhadap orang di sekitar mereka yang kebetulan menjadi figurnya. Adanya kegiatan kampanye negatif bisa berujung kepada munculnya fitnah yang dapat merusak integritas dari daerah tertentu selain bisa memunculkan isu-isu yang mampu menjatuhkan lawan politik bakal calon.

Negara Negara Penganut Demokrasi

Negara penganut Demokrasi

Negara penganut Demokrasihukamnas.com

Demokrasi diartikan sebagai suatu sistem pemerintahan yang asalnya dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Hal itu dikarenakan, dulunya ketika sistem pemerintahan banyak yang menyulitkan rakyat dan bahkan mereka sama sekali tidak dipertimbangkan untuk mendukung suatu sistem pemerintahan.

Namun saat ini sejarah telah mencatat bahwa demokrasi kini telah menjadi suatu sistem politik yang sangat banyak diterapkan di berbagai Negara di dunia. Hal itu lantaran demokrasi menawarkan suatu konsep sistem yang adil dan juga transparan. Bahkan dari waktu ke waktu, Negara yang mengganti sistem pemerintahan mereka menjadi sistem demokratis semakin banyak pula.

Indonesia sendiri juga masuk ke dalam Negara yang menggunakan sistem demokrasi dengan rangking ke tiga di dunia. Hal tersebut dihitung berdasar pada banyaknya jumlah penduduk atau rakyat yang dimiliki oleh suatu Negara. Dan berikut ini akan di ulas mengenai beberapa Negara yang di dalamnya menganut sistem demokrasi.

India

India merupakan Negara yang jumlah penduduknya terbesar kedua di dunia. Sehingga Negara ini akhirnya menjadi Negara demokrasi terbesar yang ada di dunia. Sementara sistem yang dianut di India merupakan sistem demokrasi liberal. Negara ini mulai melakukan yang namanya pemilihan umum pada tahun 2014.

Bisa dibayangkan bagaimana keadaan gambaran dari pemilu yang dilakukan oleh Negara dengan jumlah penduduk terbanyak. Meski demikian, prosesnya juga berjalan dengan lancar, aman dan terjaga karena mereka benar-benar memakai sistem yang paling efisien.

Amerika Serikat

Negara selanjutnya yang juga menerapkan sistem demokrasi adalah Amerika Serikat. Negara ini sering dikenal dengan nama negeri Paman Sam. Amerika Serikat menjadi Negara yang paling tua yang menganut sistem demokrasi dan tentu saja pengalaman dari Negara ini lebih banyak. Adapun perjalanan sistem demokrasi yang diterapkan di Amerika Serikat sendiri berjalan dengan baik dari masa ke masa bahkan kini sudah menjadi salah satu Negara adikuasa.

Selain itu, Amerika Serikat juga masuk ke dalam daftar Negara yang saat ini paling berpengaruh di dunia. Jumlah peserta saat pelaksanaan pemilu di sana kurang lebih 250 an juta jiwa dan ini tentu saja menunjukkan bahwa masyarakat di sana memiliki antusias yang tinggi.

Indonesia

Negara Indonesia semakin menoreh keberhasilan saat menerapkan pemilu di negaranya. Hal ini dibuktikan dengan pemilu terakhir yang bisa dikatakan sangat aman serta tertib dan juga lancar. Meski tentu saja hal itu tidak sepenuhnya disebut baik jika dibandingkan dengan Negara India yang sistemnya amat efisien.

Meski demikian, tentang pergerakan politik untuk masing-masing waktunya juga semakin bagus. Pada tahun 2014, peserta yang mengikuti pemilu sudah mencapai 190 an juga jiwa. Dan diperkirakan, jumlah tersebut akan senantiasa mengalami kenaikan dari masa ke masa. Ditambah lagi dengan semakin banyak usia remaja yang mulai mendapatkan hak pilih mereka.

Brazil

Brazil adalah sebuah Negara yang terbesar dengan jumlah penduduk di dalamnya yang cukup tinggi di Benua Amerika Selatan. Adapun jumlah penduduk yang dimiliki oleh Brazil kurang lebih mencapai 200 an juta jiwa. Pelaksanaan pemilihan umum yang digelar di Brazil adalah empat tahunan sekali. Hal ini tentu berbeda dengan Indonesia yang pelaksanaannya lima tahun sekali.

Pakistan

Negara yang menganut faham demokrasi selanjutnya adalah Pakistan. Pakistan menjadi Negara Islam yang menempati peringkat nomor dua dari sisi jumlah penduduknya sesudah Indonesia. Negara ini kebetulan juga menerapkan sistem demokrasi dan menjadi yang terbesar ke lima.

Adapun konsep yang dianut oleh Negara satu ini sesungguhnya adalah pemerintah republik Islam. Akan tetapi, untuk pemilihan umum di Negara ini masih mengikuti sistem demokrasi.

Nigeria

Nigeria adalah sebuah Negara yang berlokasi di kawasan Benua Afrika, lebih tepatnya pada bagian Barat dari Nigeria. Negara ini masuk ke dalam wilayah Benua Afrika yang memiliki penduduk sangat banyak. Sedangkan konsep yang diterapkan di Negara ini adalah republic Federal Nigeria.

Contoh-Contoh Pelaksanaan atau Penerapan Demokrasi

Contoh-Contoh Pelaksanaan atau Penerapan Demokrasi

postbali.id

Demokrasi menjadi sebuah konsep yang sangat penting untuk diterapkan, tak hanya di kehidupan bernegara tapi juga di berbagai bidang kehidupan. Berikut ini adalah beberapa contoh dalam penerapan demokrasi.

Contoh Contoh Penerapan atau Pelaksanaan Demokrasi di Keluarga

Berikut ini adalah beberapa cara menerapkan demokrasi di keluarga:

  • Semua anggota keluarga memiliki kewajiban untuk melaksanakan kewajiban masing-masing dan menerapkan suatu keadilan tanpa pilih kasih.
  • Semua anggota keluarga mempunyai hak dalam menyampaikan sebuah kritik dan juga saran dengan tujuan untuk ketentraman dan juga kesejahteraan keluarga.
  • Setiap anggota dari keluarga harus saling menyayangi dan juga menghormati satu sama lain.
  • Perlu mengadakan pertemuan atau meeting keluarga apabila dibutuhkan.
  • Sadar dengan tiap tugas dan juga kewajiban masing-masing anggota keluarga.
  • Bersedia memposisikan ayah sebagai seorang kepala keluarga.
  • Memposisikan masing-masing dari anggota keluarga sebagaimana kedudukan masing-masing.
  • Mengatasi dan menemukan solusi atas suatu permasalahan melalui jalan musyawarah dan mufakat.
  • Tiap anggota dari keluarga harus memiliki rasa toleransi atas perbedaan pendapat yang ada.
  • Mengutamakan urusan bersama keluarga dibandingkan dengan urusan pribadi.

 

Contoh Contoh Penerapan atau Pelaksanaan Demokrasi di Sekolah

. Berikut ini adalah beberapa cara menerapkan demokrasi di lingkungan sekolah.

  • Penentuan organisasi di sekolah atau di kelas melalui jalan musyawarah.
  • Melakukan pemerataan tugas piket dengan adil dan merata.
  • Mengadakan upacara dengan cara bergilir.
  • Mendatangi berbagai kegiatan yang diadakan oleh pihak sekolah.
  • Melakukan sosialisasi dan juga menjalin hubungan yang baik di antara guru dan juga murid di lingkungan sekolah.
  • Mengusulkan saran dan juga pendapat kepada pihak sekolah yang berwenang supaya semakin maju dan juga berkembang.
  • Mencatat pendapat atau opini di majalah dinding yang ada di sekolah.
  • Melunasi iuran tertentu dan SPP secara tepat waktu.
  • Datang ke sekolah tepat waktu.
  • Menghargai pendapat atau opini dari orang lain.

 

Contoh Contoh Penerapan atau Pelaksanaan Demokrasi di Masyarakat

Berikut contoh pelaksanaan demokrasi di masyarakat sebagai berikut:

  • Saling melindungi, bahu membahu dan juga menjaga kedamaian pada lingkungan masyarakat.
  • Saling bekerja sama di dalam menyampaikan suatu gagasan untuk kepentingan pengembangan masyarakat.
  • Memiliki sikap saling tenggang rasa antara satu dengan yang lain.
  • Mampu menghargai pendapat orang lain.
  • Mampu mengemukakan kritikan atau pendapat untuk kesejahteraan umum.
  • Mengelola dana yang ada dengan baik dan benar.
  • Berupaya mencari solusi atas permasalahan tertentu dengan cara mufakat.
  • Berperan secara aktif pada iuran masyarakat.

 

Demokrasi Indonesia di Era Digital

Demokrasi digital

identika.id

Dimulai dengan adanya pemilu yang melibatkan rakyat secara adil dan bersama-sama. Berlangsungnya demokrasi di Negara ini memang sudah sangat panjang. Dan sudah barang tentu memperoleh banyak tantangan di dalamnya.

Namun, karena bangsa ini adalah bangsa yang gigih, maka berbagai tantangan yang kemudian menghadang demokrasi dapat diatasi. Tentu saja tidak salah jika beberapa lembaga penelitian yang terdapat di Amerika dikenal dengan Freedom House kebetulan memberikan bahwa Indonesia masuk ke dalam sebuah Negara berkembang yang paling berhasil di dalam menerapkan sistem demokrasi.

Dan di era seperti sekarang ini, demokrasi di Indonesia kebetulan berlangsung pada suatu wilayah yang baru dan dikenal dengan era digital. Era ini muncul karena adanya perkembangan teknologi yang amat pesat. Selain itu, juga ditambah dengan perkembangan informasi dan komunikasi yang tak kalah cepatnya. Dan tentu saja, munculnya era satu ini amat memberikan dampak untuk seluruh bidang kehidupan manusia, termasuk juga di dalamnya sistem demokrasi.

Berdasar pada hasil survey yang dipaparkan pada Bloomberg Tv Indonesia bahwa pengguna media sosial dan juga chatting platform di Negara Indonesia, baik itu yang menggunakan platform Wa, Line, Path, BBM, Twitter, Facebook dan lain sebagainya mencapai 70 an juga pengguna. Hal ini tentu menjadi sesuatu yang luar biasa untuk kehidupan.

Pengguna internet tersebut kemudian bisa memperoleh informasi yang berkembang dengan amat mudah. Termasuk untuk memperoleh informasi tentang kinerja dari pemerintah yang ada. Akhirnya, banyak pengguna internet yang kemudian memberikan masukan, kritikan, saran bahkan hujatan tanpa adanya filter yang memadai.

Semua orang diperbolehkan untuk berkata, entah itu orang yang pakar atau ahli dalam bidangnya atau orang yang bukan ahli bahkan tidak tahu apa-apa. Hal ini sangat wajar terjadi dan masuk ke dalam dampak era digital yang lebih mengarah kepada kebebasan.

Namun, disamping memberikan dampak kurang baik, era digital sesungguhnya juga memberikan hal positif untuk kehidupan. Dan menariknya, pengguna media sosial di sini tidak hanya sebatas kawula muda, namun juga banyak lagi yang lainnya, termasuk jajaran pejabat pemerintah.

Bahkan, tak jarang para pejabat tersebut berbicara atas nama pemerintah dan sebagainya. Dan tidak kalah menarik lagi bahwa di era digital sebagaimana sekarang ini, banyak pemuda dan pemudi yang mulai menggunakan hak pilihnya dan tentu saja sudah mengalami peningkatan.

Demikianlah sedikit penjelasan mengenai  demokrasi untuk meningkatkan pemahaman Anda soal demokrasi. Dengan memahami demokrasi dan berbagai hal yang berkaitan dengannya secara utuh, pasti bisa memberikan efek dan dampak positif untuk kita dan kemajuan berbangsa.

 

Leave a Reply

%d bloggers like this: