Kisah Nabi Yusuf ‘Alaihissalam Ketampanan dan Kearifan Yang Luar Biasa

Kisah Nabi Yusuf ‘Alaihissalam merupakan salah satu kisah para nabi yang sangat populer. Apakah ada yang masih ingat dengan nabi yusuf? dengan ketampanan dan kearifannya yang luar biasa? atau apakah ada yang masih ingat kisah cinta Yusuf dengan Zulaikha?

Kisah Nabi Yusuf

kuliahislam.com

Nah.. langsung saja kita simak sebenarnya siapa sih Nabi Yusuf yang terkenal dengan ketampanan dan kearifannya yang luar biasa..

Kisah Nabi Yusuf ‘Alaihissalam

Kisah Nabi Yusuf a.s. adalah kisah tentang seseorang nabi yang sangat tampat namun juga memiliki ketaatan yang luar biasa. Kesabaran dan ketaatan beliau terhadap Allah SWT, membuat nya diberi keistimewaan yang luarbiasa pula oleh Allah.

hmm masih ingat kan kisah nabi Yusuf yang bisa menahan hawa nafsunya saat digoda oleh Zulaikha sang primadona kala itu?

Nah bagi kalian yang tampan sangat cocok untuk membaca cerita ini. Agar kalian dimanapun selalu mengutamakan ketaatan sebelum hawa nafsu.

Inilah kisah nabi Yusuf semoga dengan membacanya kita bisa mengambil hikmah dibalik kisah ini.

Nabi Yusuf Dibuang Ke Dalam Sumur

Nabi Yusuf Dibuang Ke Dalam Sumur

islam-paripurna.com

Nabi Yusuf merupakan 11 bersaudara. Nabi Yusuf adalah putra dari nabi Ya’kub. Dibandingkan dengan anak-anaknya yang lain, Nabi Ya’kub menaruh perhatian lebih kepada Yusuf dan Bunyamin. Itu karena sifat Yusuf dan Bunyamin lebih unggul dari saudara-saudaranya. Perhatian khusus yang diberikan Nabi Ya’kub  ini pun dirasakan oleh putra-putranya yang lain.

“Hai, saudara-saudaraku,” kata putra Nabi Ya’kub yang paling tua kepada saudaranya yang lain. “Apakah kalian merasa bahwa ayahanda lebih sayang terhadap Yusuf dan Bunyamin dibanding kepada kita?”

“Benar,” kata saudaranya yang lain, serempak.

“Rupanya ayahanda kita pilih kasih,” ucapnya dengan penuh semangat. Dia mencoba menghasut saudara-saudaranya yang lain. “Apakah kita akan diam saja dengan perlakuan ini?”

“Sebenarnya tidak, tapi apa yang bisa kita lakukan lagi?”

“Kita harus melakukan sesuatu!” kata putra tertua dengan tegas.

“Memangnya apa yang bisa kita lakukan?” tanya saudaranya.

“Akan ku beri tahu rencanaku?” kata putra tertua itu.

“Kemarilah!” ajaknya. Mereka semua kemudian mendekat dan berkumpul mendengarkan rencana putra tertua Ya’kub ini.

“Kamu yakin akan melakukannya?” tanya mereka.

“Hanya ini cara yang bisa kita lakukan agar ayahanda menyayangi kita seperti dulu, sebelum Yusuf ada,” ucap putra tertua.

Putra-putra Nabi Ya’kub itu kemudian membuat rencana jahat terhadap nabi Yusuf, adik mereka sendiri. Mereka berniat untukmenyingkirkan Yusuf selamanya.

Hari yang ditentukan tiba. Mereka sudah siap dengan tipu daya yang akan mereka Iakukan terhadap ayahanda mereka. Awalnya mereka meminta izin kepada Nabi Ya’kub untuk mengajak Yusuf bermain di hutan.

“Tidak.” jawab Nabi Ya’kub dengan cemas. “Aku khawatir kalian nanti kalian akan lalai dan Yusuf dimangsa binatang buas.”

Dengan berbagai cara, mereka berusaha meyakinkan Nabi Ya’kub sehingga nabi Ya’kub mengizinkan.

Di Tengah perjalanan mereka menemukan sumur tua. Tanpa pikir panjang mereka melemparkan Yusuf kecil ke dalamnya. Setelah itu, mereka pulang seraya menangis di hadapan ayahanda mereka.

“Maafkan kami, Ayahanda. Yusuf dimangsa binatang ketika kami semua sedang bermain,” tangis mereka.

Mereka terus menangis untuk meyakinkan ayahanda mereka bahwa yusuf benar-benar telah mati.

Mereka bahkan menunjukkan baju Yusuf yang telah koyak dan berlumur darah sebagai bukti. Padahal itu semua tipu daya mereka. Mereka telah melumuri baju Yusuf itu dengan darah binatang yang telah mereka sembelih dijalan.

Nabi Ya’kub sangat terguncang dan merasakan kesedihan yang amat mendalam. Selama bertahun-tahun Nabi Ya’kub menangis sampai mata beliau menjadi buta.

Allah SWT menyelamatkan Yusuf kala itu. Yusuf tidak tenggelam dan berhasil keluar dari dalam sumur. Ia mengaitkan dirinya pada tali yang dijulurkan seorang pedagang. Rupanya pedagang itu sedang kehausan dan berusaha menimba air dari sumur itu yang ternyata ada yusuf didalamnya.

Pedagang yang terkejut dengan ketampanan Nabi Yusuf itu pun segera membawa Yusuf ke Mesir dan menjualnya dengan harga yang sangat mahal. Karena harganya yang sangat mahal, orang-orang tak sanggup membelinya. Akhirnya, seorang pembesar kerajaan Mesir membeli Yusuf dan membawanya pulang ke istana.

Difitnah dan Dipenjara

Nabi Yusuf dipenjara

minanews.net

Di istana, Yusuf dijadikan anak angkat sekaligus melayani kebutuhan di rumah pembesar itu. Qithfir dan Zulaikha merupakan pembesar kerajaan yang mengasuh Yusuf.

Zulaikha Berkali-kali mencoba meyakinkan dirinya sendiri bahwa Yusuf adalah anak angkatnya. Tapi, ia masih tetap tidak percaya karena ketampanan Yusuf membuatnya tak henti memikirkan Yusuf.

Rupanya rasa kekaguman Zulaikha kepada Yusuf sudah amat tinggi. Ia pun tak bisa lagi menahan bujuk rayu setan.

Pada suatu kesempatan, Zulaikha merayu dan memaksa Yusuf melakukan hina. Nmaun Yusuf yang memiliki ketaatan tinggi kepada Allah SWT bisa menahan godaan hawa nafsu dan bujuk rayu Zulaikha.

Namun Zulaikha yang terkena bujuk rayu setan tak kurang akal. Dia mengadukan kepada suaminya bahwa Yusuf terlah merayu dan berniat ingin melakukan hal buruk pada Zulaikha.

Qiftir mengenal Yusuf adalah sosok yang taat dan tidak mungkin melakukan hal tercela seperti itu. Meski Qithfir merasa tidak bisa percaya sepenuhnya kepada istrinya, tapi dia tetap menghukum Yusuf. Hal itu terpaksa ia lakukan untuk melindungi nama baik keluarganya. Yusuf pun akhirnya mendekam dalam penjara.

Mukjizat Nabi Yusuf a.s.

Mukjizat Nabi Yusuf

kanalkalimantan.com

Selama di penjara, Yusuf semakin mendekatkan dirinya kepada Allah SWT. Meski dipenjara tapi Yusuf sama sekali tidak merasa sedih. Yusuf justru bersyukur, karena Allah SWT telah menyelamatkan dirinya dari perbuatan tercela.

Di penjara itulah, Allah SWT memberikan mukjizat yang luar biasa kepada Yusuf, yaitu kemampuan menafsirkan mimpi. Dengan kemampuannya itu, Yusuf telah menafsirkan mimpi raja Mesir dan menyelamatkan kerajaan Mesir dari kelaparan akibat kemarau yang sangat panjang.

Hal itu bermula ketika pada suatu malam, raja Mesir yaitu Raja Arroyan bermimpi. Dalam mimpinya, ia melihat tujuh ekor sapi gemuk-gemuk muncul dari sungai dan makan rumput tak jauh dari sungai itu.

Tak lama kemudian, muncul tujuh ekor sapi kurus-kurus dari sungai tersebut. Ketujuh sapi itu segera bergabung  bersama tujuh ekor sapi gemuk-gemuk. Tapi tiba-tiba, ketujuh ekor sapi kurus itu memakan tujuh ekor sapi gemuk.

di lain waktu Raja Mesir itu bermimpi lagi melihat tujuh bulir gandum yang segar di sebuah batang kayu dan tujuh bulir gandum kering di sebuah batang kayu yang lain. Sama dengan mimpinya sebelumnya, tujuh bulir gandum kering ini memakan habis tujuh bulir gandum yang segar.

Raja Arroyan semakin bingung dan risau akan mimpinya. lalu Raja emerintahkan para ahli nujum dan orang sakti kerajaan untuk berkumpul. Raja Arroyan menyuruh mereka untuk menafsirkan mimpinya itu. Tapi, tak ada satu pun yang tahu apa makna mimpi tersebut.

Tidak ada yang bis amenafsirkan mimpi Raja tersebut lalu muncullah Yusuf menafsirkan mimpi aneh raja.

“Mula-mula, akan datang tujuh tahun dengan musim subur berturut-turut di negeri ini. Tujuh tahun tersebut akan membawa kemakmuran. Segala jenis tanaman akan memberikan hasil yang luar biasa dan berlimpah ruah,” kata Yusuf menjelaskan.

“Namun,” lanjut Yusuf, “Setelah musim subur itu, akan datang musim kemarau selama tujuh tahun yang menyebabkan kemarau panjang. Saat itu, tak ada tanaman yang tumbuh. Jadi, selama masa subur itu, simpanlah hasil-hasil panen untuk persiapan di musim kemarau kelak. Jangan dihabiskan semuanya!”

Raja Arroyan dan Para pejabatnya heran mendengar penjelasan Yusuf. Mereka pun membayangkan negeri Mesir yang menghijau subur tiba- tiba akan kering. Ia terpukau, sekaligus yakin bahwa penjelasan Yusuf itu akan menyelamatkan rakyat dan kerajaannya dari bencana kekeringan.

Atas jasanya itulah, Raja Arroyan kemudian membebaskan Yusuf dari penjara. Apalagi Yusuf memang terbukti tidak bersalah. Yusuf pun diangkat menjadi menteri yang mengurus pengelolaan pangan dan harta kekayaan kerajaan.

Saat kekeringan melanda Saudara-saudara Yusuf yang tinggal di Palestina atau tanah Kan’an, datang ke Mesir. Mereka meminta bantuan Yusuf karena di Palestina juga sedang terjadi kekeringan yang hebat.

Tidak ada yang mengenali Yusuf. Kala itu mereka meninggalkan Bunyamin dirumah dan Yusuf yang sangat merindukan Bunyamin dan Ayahandanya berpesan pada saudara-saudara yang tidak mengenalinya tersebut untuk membawa semua anggota keluarganya.

Kedatangan selanjutnya mereka membawa bunyamin dan alangkah terharunya Yusuf bertyemu dengan saudaranya itu lalu menahan bunyamin dengan alasan telah mecuri alat untuk mengambil beras yang terbuat dari mas.

Yusuf meminta saudaranya untuk membawa ayahanda mereka dan menjadikan bunyamin sebagai jaminan.

Ayahnya yang telah buta dibawa ke mesir dan saat dipertemukan dengan Yusuf alangkah terharunya mereka khususnya ayahnya yang langsung bisa melihat setelah mengetahui Yusuf masih Hidup.

Kisah Cinta Nabi Yusuf dan Zulaikha

kisah nabi yusuf dan zulaikha

mistikus-sufi.blogspot.com

Yusuf pun menjadi pejabat kerajaan bahkan orang yang paling dipercaya raja. Hal ini bertolak belakang dengan dengan keadaan Zulaikha yang suaminya telah meninggal dan telah menjadi miskin.

Hartanya telah habis untuk mendapatkan informasi tentang Yusuf, hingga akhirnya ia menjadi wanita yang miskin, pipinya rapuh oleh usia, tubuhnya membungkuk menahan cinta dan penderitaan kepada Yusuf. Tatapannya pun mulai kabur oleh air mata.

Namun demikian cinta Zulaikha kepada Yusuf tidak pernah berkurang. Dengan sisa-sisa harta yang dimilikinya, Zulaikha membuat sebuah gubuk di pinggir jalan yang sering dilewati Yusuf yang sekarang sudah menjadi pembesar kerajaan.

Ditempat itulah ia mendapatkan hidayah dari Allah untuk segera menyembah dan memohon kepada Allah SWT.

Pada setiap do’anya ia selalu berharap agar ia dapat kembali berjumpa dengan Yusuf, tak jarang anak-anak kecil mengolok-olok dan berbohong mengenai keberadaan Yusuf.

Penderitaan begitu panjang dirasakan Zulaikha, hingga suatu ketika Allah mendengar do’a Zulaikha. Rombongan Yusuf melewati rumah Zulaikha dan terdengarlah do’a yang dipanjatkan oleh Zulaikha. Yusuf pun terkesan. Ia segera meminta pada pelayannya untuk menjemput siapa gerangan wanita yang tengah memanjatkan doa tersebut.

Cinta yang berlabuh

Singkat cerita, bertemulah Yusuf dan Zulaikha di istana.

Pada mulanya, Yusuf tak mengenali Zulaikha. Namun Zulaikha segera mengingatkannya kembali akan seseorang yang telah mencintai Yusuf sejak pertama kali bertemu dalam mimpi dan seseorang yang mengabdikan harta dan hatinya untuk si tercinta.

Yusuf pun terenyuh. Dengan kasih sayangnya disembuhkannya kedua mata Zulaikha, disegarkannya kembali tubuh yang telah renta tersebut. Ketika Zulaikha mengutarakan keinginannya untuk senantiasa mendampingi Yusuf, turunlah titah ilahi yang mengizinkannya untuk menikahi Zulaikha.Yusuf pun dengan penuh kasih sayang meminangnya.

Mereka bersatu dalam ikatan suci. Mereka bersatu dalam kebahagiaan hingga setelah mereka mengikat tali kebahagiaan bersama, tahulah Yusuf bahwa Zulaikha masih terjaga kesuciannya.

“Qithfir  itu memang laki-laki pertama yang telah melihat tamanku, tapi dia tak pernah sampai bisa memetik kuncup mawar di sana. Dia tidak pernah sampai bisa memuaskan nafsunya, sehingga saat ini aku bisa menyerahkannya dengan aman kepadamu.” Ujar Zulaikha yang membuat Yusuf semakin sayang kepadanya.

Pesan Moral dari Kisah Cerita Nabi Yusuf a.s

“Allah meninggikan siapa saja yang Dia kehendaki dan merendahkan siapa saja yang Dia kehendaki tak terkecuali”

 

“Semakin kita mengejar cinta karna hawa nafsu, cinta itu akan semakin menjauh

dan saat kita mengejar cinta Allah, cinta itu akan datang dengan sendirinya”

Semoga kita bisa mengambil hikmah dari cerita nabi Yusuf,- Semoga Bermanfaat..

Leave a Reply

%d bloggers like this: