Memahami Kehidupan dari Filosofi Pohon Pisang

 

belajar folosofi pohon pisang

From: vherbalshop.blogspot.com

Pisang adalah nama umum yang diberikan kepada tumbuhan terna raksasa berdaun besar memanjag dari suku Musaceae. dan beberapa jeni yang lain ( M. balbisiana, Musa acuminata, dan M. ×paradisiaca) Yang menghasilkan buah dengan nama yang sama (pisang).

Filosofi Pohon Pisang

Pohon pisang tidak mau mati sebelum berbuah. Ia ingin kehadirannya di dunia ini bisa memberi manfaat sebelum ajal menjemputnya.

Tidak sekedar itu, Pohon pisang juga telah mempersiapkan generasi penerusnya sebelum ia ditebas dan mati, yaitu tunas yang berada disampingnya.

Tunas-tunas muda inilah yang akan meneruskan tugasnya memberi manfaat kebaikan pada siapapun yang memetik buahnya, mengambil daunnya atau memanfaatkan batangnya itulah pisang ….

Manusia sebagai makhluk allah swt yang telah dikaruniai akal fikiran sharusnya dapat berbuat yang lebih dari pada sekedar batang pisang…

Pohon pisang mempunyai kekuatan diri untuk selalu hidup merumpun dan berumpun. Ia tidak pernah sebatang kara, sendiri, Kenyataan ini diartikan sebagai keteguhan hidup dalam persatuan dan konsistensi dalam kebersamaan.

Bersatu di dalam kebersamaan bukan berarti bersifat reaktif jika menghadapi desakan kegawatan dan mengatasi suatu masalah, baik itu bersifat pribadi atau melibatkan orang lain, kelompok.

Namun, Kebersamaan sepanjang masa, bekesinambungan dari genersi ke generasi. Sebelum ia ditebas, layu dan mati pohon pisang pasti telah berbuah dan telah memproses kehidupan generasi yang selanjutnya (tunas-tunas) yang tumbuh bermunculan di sekitarnya.

Hal ini terjadi jauh sebelum batang induk di tebas, layu dan mati. Keteguhan pohon pisang meski belum berbuah ia akan tetap bersemi walau di pancung sekalipun.

Kenyataan ini diartikan sebagai unsur kesinambungan regenerasi. Misi generasi ini disandang dengan kenyataan yang nyaris mutlak adanya. Tak ada surut ke masa lampau sebelum berubah dan mempersiapkan anak penerusnya.

Kenyataannya pohon pisang akan terus bermanfaat bagi manusia, makhluk lainnya dan bagi alam sekitar, Buahnya bisa di makan, daunnya bisa di buat payung saat kehujanan, daunnya juga bisa di manfaatkan sebagai bungkus makanan, dan semua bagian dari pohon pisang bermanfaat bagi manusia maupun alam sekitar.

Ulasan mendasar mengenai filosofi pohon pisang

1. Pohon Pisang Bisa Tumbuh Dimanapun Ia Berada

filosofi pisang dengan baik

From: tipspetani.blogspot.com

Tahukah kalian? bahwa pohon pisang itu dapat tumbuh dimanapun dia berada termasuk di tempat yang gersang sekalipun, pohon pisang akan terus tumbuh dan bermanfaat dimanapun dia berada.

Begitu juga dengan kehidupan ini, kita harus meniru pohon pisang yang dapat hidup diamanapun,bagaimanapun keadaannya dan selalu berusaha untuk bermanfaat serta tidak mudah menyerah dengan keadaan.

2. Pohon pisang itu akan selalu bertahan agar tidak mati sebelum ia berbuah

pisang manis

From: sayangi.com

Pelajaran yang dapat kita ambil dari point ini adalah bahwa dalam hidup ini kita harus berkarya, menghasilkan sesuatu yang dapat memberikan manfaat pada orang lain.

Jadi kita harus berusaha sebaik mungkin untuk menghasilkan sebuah karya itu walau nanti bukan hanya kita yang menikmati hasil dari kerja keras tersbut.

Seperti pohon pisang yang berjuang keras untuk tumbuh demi menghasilkan buah yang dapat dinikmati untuk makhluk yang lain.

Makna dari kata jangan mati sebelum berbuah secara umum bisa diartikan jangan pernah meninggalkan suatu tempat sebelum meninggalkan kesan atau karya yang baik. Untuk hal itu kita bisa memulainya dengan selalu berbuat baik dimanapun kita berada.

3. Pohon pisang itu tidak pendendam

memetik pisang

From: ptpnix.co.id

Jika ingin menagmbil buahnya pohon pisang harus ditebas, minimal bagian tandannya. Meskipun pohon pisang disakiti, namun ia tidak menyuruh anaknya untuk balas dendam, misal, Berbuah beracun atau berbuah yang pahit, tidak seperti itu ia akan selalu berbuah manis walau terskiti. Apa hikmah yang dapat kita ambil dari hal ini?

Sifat manusia yang sering mewariskan dendam kepada keturunannya, seorang bapak yang pernah disakiti seseoran, akan menceritakan kepada anaknya. Padahal sang anak tidak ada urusan dengan orang yang menyakiti tersebut.

Pohon pisamg selalu berbuah manis ( selalu mewariskan kebaikan) tidak keburukan. Semetinya begitu juga dengan manusia kepada keturunannya.

4. Seluruh bagian tubuh pisang itu bermanfaat

bagian pohon pisang

From: plus.google.com

Mulai dari, akar, batang, daun, hingga buah pisang, semua bermanfaat. Bahkan saat buah masih mentahpun, buahnya sudah dapat kita manfaatkan, seperti dibuat kripik, di rebus dsbg.

Ini membri pelajaran untuk kita bahwa dalam keadaan seperti apapun, kita harus bermanfaat untuk makhluk yang lain, minimal sesuai dengan kemampuan kita.

Oleh sebab itu kita selagi bisa, selagi mampu berbuatlah yang positif, semua orang yang bertindak positif atau baik pasti akan membawa manfaat bagi orang lain baik secara langsung maupun tidak langsung.

Pesan dari Imama Syafi’i : “Jadilah kamu pribadi yang unik. Menangis saat engkau hadir di dunia, meski orang lain tertawa. Dan engkau tersenyum saat meninggalkan dunia, meski orang – orang menangisi kepergianmu “

Demikianlah yang dapat saya sampaikan hari ini semoga kita lebih memahami lagi tentang kehidupan ini, bermanfaat bagi sesama kita. Kita juga harus ingat bawasannya Allah SWT tidak hanya mengajari manusia lewat kitab sucinya saja. Dia Yang Maha Kuasa juga mengajari makhluknya lewat alam yang juga ciptaan-Nya.

“Dan terimakasih banyak untuk para pembaca sudah mau mampir untuk sejanak membaca di bukubiruku.com” 🙂

Leave a Reply